"Bu, apakah kita akan binasa. Kenapa langit tiba-tiba gelap?" ucap anak katak sambil merangkul erat lengan induknya.

"Anakku," ucap sang induk kemudian. "Itu bukan pertanda kebinasaan kita, sayang. Justru, itu pertanda yang baik yang kita tunggu-tunggu akan datang." jelas induk katak sambil terus membelai anaknya.
Dan anak katak itu pun mulai tenang.
Namun ketenangan itu tidak berlangsung lama. Tiba-tiba angin bertiup kencang, daun dan tangkai kering yang berserakan mulai berterbangan. Pepohonan meliuk-liuk dipermainkan angin. Lagi-lagi, suatu pemandangan menakutkan buat si katak kecil.
"Anakku. Itu cuma angin," ucap sang induk tak terpengaruh keadaan.

"Blarrr….!!!" suara petir menyambar-nyambar.
"Buuu, aku sangat takut. Takut sekali !" ucapnya sambil terus memejamkan mata.
"Sabar, anakku!" ucap sang Ibu sambil terus membelai.
"Itu cuma petir. Itu tanda
ketiga kalau yang kita tunggu tak lama lagi datang! Keluarlah. Pandangi
tanda-tanda yang tampak menakutkan itu. Bersyukurlah, karena hujan tak lama
lagi datang," ujar sang induk katak begitu tenang.
Anak katak itu mulai keluar dari balik tubuh induknya. Ia mencoba mendongak, memandangi langit yang hitam, angin yang meliuk-liukkan dahan, dan sambaran petir yang begitu menyilaukan.
Anak katak itu mulai keluar dari balik tubuh induknya. Ia mencoba mendongak, memandangi langit yang hitam, angin yang meliuk-liukkan dahan, dan sambaran petir yang begitu menyilaukan.
-------------------- -----------------------
Anugerah hidup terkadang tampil melalui rute yang tidak diinginkan. Ia tidak
datang diiringi dengan tiupan seruling merdu, atau angin sepoi-sepoi. Tidak pula
diantar oleh dayang-dayang nan rupawan. Tidak disegarkan dengan wewangian harum
semerbak.
Pada kondisi tidak menyenangkan seperti itu, tidak jarang kita akhirnya dipermainkan oleh keadaan.
Pada kondisi tidak menyenangkan seperti itu, tidak jarang kita akhirnya dipermainkan oleh keadaan.
Persis
seperti anak katak yang takut hanya karena langit hitam, angin yang bertiup
kencang, dan kilatan petir yang menyilaukan. Padahal, itulah sebenarnya
pertanda baik, tanda-tanda hujan akan turun.
Benar apa yang diucapkan induk katak, “Jangan takut melangkah, jangan sembunyi dari kenyataan, sabar dan hadapilah. Hujan yang ditunggu, pasti akan datang. Percayalah, dan hadapilah semua kesukaran dan hal yang terlihat tidak baik dengan tetap teguh !”
Benar apa yang diucapkan induk katak, “Jangan takut melangkah, jangan sembunyi dari kenyataan, sabar dan hadapilah. Hujan yang ditunggu, pasti akan datang. Percayalah, dan hadapilah semua kesukaran dan hal yang terlihat tidak baik dengan tetap teguh !”

Ayoo Main di Pelangi Togel
BalasHapusTOTAL HADIAH RATUSAN JUTAAN UNTUK DIBAGIKAN
KEPADA MEMBER PERMAINAN TOGEL
- Semua Pasti Menang Dan dapat ^_^ , No Zonk
Telp : +85581569708
BBM : D8E23B5C
Line : togelpelangi
Skype: Togel Pelangi
Link: http://www.togelpelangi.com/